Konsul@ifpi.or.id 0857-1996-0986

Berita

Detail Berita

PELANTIKAN DPN IFPI MASA BAKTI 2026-2031


DPN IFPI Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik dalam Pembukaan INTERFEX 2026 di Surakarta


Momentum Penguatan Profesi Pengadaan untuk Indonesia yang Lebih Berintegritas, Adaptif, dan Berdampak


Surakarta, 5 Juli 2026 — Dewan Pengurus Nasional Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia (DPN IFPI) Masa Bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam rangkaian pembukaan Indonesia Interior and Furniture Expo (INTERFEX) 2026 yang diselenggarakan di Tirtonadi Convention Hall, Surakarta, Jawa Tengah.


Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan profesi Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Indonesia, sekaligus menegaskan peran IFPI sebagai wadah profesi yang berkomitmen mendorong tata kelola pengadaan yang semakin profesional, berintegritas, adaptif, dan berdampak nyata bagi pembangunan nasional. ⭐


Pelantikan DPN IFPI Masa Bakti 2026–2031 dilaksanakan dalam rangkaian Forum Nasional Penguatan Profesi Pengadaan II, Rapat Kerja Nasional IFPI, serta Business Matching Pengadaan Produk Dalam Negeri pada INTERFEX 2026.


Kegiatan strategis ini mengangkat semangat besar:


“Profesi Pengadaan yang Berintegritas, Adaptif, dan Berdampak untuk Transformasi Pengadaan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.”


📌 IFPI Memasuki Babak Baru Penguatan Profesi Pengadaan


Pelantikan DPN IFPI Masa Bakti 2026–2031 bukan sekadar seremoni organisasi. Lebih dari itu, pelantikan ini menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan IFPI sebagai organisasi profesi yang diharapkan semakin solid, modern, responsif, dan mampu menjawab tantangan pengadaan barang/jasa pemerintah yang semakin kompleks.


DPN IFPI 2026–2031 mengemban amanah besar untuk memperkuat martabat profesi Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, memperluas jejaring organisasi, meningkatkan kompetensi anggota, mendorong perlindungan profesi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan kebijakan pengadaan nasional.


Dalam lima tahun ke depan, IFPI diarahkan menjadi organisasi profesi yang tidak hanya hadir sebagai wadah komunikasi, tetapi juga sebagai pusat gagasan, pusat kompetensi, pusat advokasi profesi, dan pusat kolaborasi nasional bagi insan pengadaan.


⭐ Pesan Strategis Kepala LKPP: Pengadaan Harus Berdampak dan Menjaga Integritas


Dalam kegiatan pembukaan, Kepala LKPP menyampaikan pesan penting bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah harus terus bergerak dari sekadar proses administratif menuju instrumen strategis pembangunan.


Pengadaan tidak lagi cukup hanya tertib prosedur. Pengadaan harus mampu menghasilkan nilai manfaat terbaik, mendukung produk dalam negeri, memperkuat iklim usaha, menjaga integritas belanja pemerintah, dan memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar memberi dampak bagi masyarakat.


Kepala LKPP juga menekankan pentingnya peran Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa sebagai aktor kunci dalam menjaga kualitas tata kelola pengadaan. Para Pengelola PBJ diharapkan tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu membaca pasar, mengelola risiko, menjaga etika, meningkatkan kompetensi, serta menghadirkan solusi bagi kebutuhan pembangunan.


Dalam konteks tersebut, IFPI diharapkan dapat menjadi mitra strategis LKPP dalam memperkuat pembinaan profesi, mengembangkan kapasitas SDM pengadaan, serta membangun ekosistem pengadaan nasional yang semakin profesional dan terpercaya. 🔥


🤝 Pelantikan DPN IFPI dalam Spirit Kolaborasi Nasional


Pelantikan DPN IFPI 2026–2031 yang berlangsung dalam rangkaian INTERFEX 2026 memiliki makna strategis karena mempertemukan tiga agenda besar sekaligus:


1. penguatan profesi Pengelola Pengadaan Barang/Jasa;

2. penguatan tata kelola pengadaan pemerintah; dan

3. penguatan penggunaan produk dalam negeri melalui forum business matching.


Dengan demikian, pelantikan DPN IFPI bukan berdiri sendiri sebagai agenda internal organisasi, tetapi menjadi bagian dari gerakan besar untuk memperkuat ekosistem pengadaan nasional.


Melalui forum ini, IFPI menegaskan komitmen untuk hadir sebagai organisasi profesi yang terbuka, kolaboratif, berbasis kompetensi, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi anggota, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.


🏛️ Komitmen DPN IFPI 2026–2031


DPN IFPI Masa Bakti 2026–2031 berkomitmen untuk menjalankan agenda strategis organisasi, antara lain:


✅ memperkuat kelembagaan IFPI di tingkat nasional dan wilayah;

✅ meningkatkan kapasitas dan kompetensi Pengelola PBJ;

✅ mendorong perlindungan profesi dan kepastian peran fungsional pengadaan;

✅ memperluas kemitraan dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, APIP, APH, perguruan tinggi, asosiasi, dan pelaku usaha;

✅ mengembangkan digitalisasi layanan organisasi;

✅ memperkuat kontribusi IFPI dalam advokasi kebijakan pengadaan nasional;

✅ membangun ekosistem pengadaan yang berintegritas, adaptif, solutif, dan berdampak.


DPN IFPI juga menegaskan pentingnya solidaritas antarinsan pengadaan. Profesi Pengelola PBJ harus tumbuh sebagai profesi yang dihormati karena kompetensinya, dipercaya karena integritasnya, dan dirasakan manfaatnya karena kontribusinya.


🌐 Pengadaan sebagai Motor Transformasi Nasional


Forum Nasional Penguatan Profesi Pengadaan II menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai isu penting, mulai dari arah kebijakan pembinaan profesi, penyempurnaan regulasi pengadaan, penguatan kompetensi SDM, tata kelola dan mitigasi risiko, hingga strategi pengembangan iklim usaha melalui pengadaan barang/jasa pemerintah.


Melalui rangkaian kegiatan ini, DPN IFPI mengajak seluruh insan pengadaan untuk melihat pengadaan sebagai motor transformasi nasional. Pengadaan bukan hanya proses memilih penyedia, tetapi juga jalan untuk memastikan pembangunan berjalan efektif, produk dalam negeri semakin kuat, belanja pemerintah semakin berkualitas, dan pelayanan publik semakin baik.


Pengadaan yang baik adalah pengadaan yang berintegritas dalam proses, cermat dalam perencanaan, kuat dalam pengendalian, adil dalam persaingan, dan berdampak dalam hasil.


🇮🇩 IFPI Bermartabat, Pengadaan Mengakselerasi Negeri


Dengan dilantiknya DPN IFPI Masa Bakti 2026–2031, IFPI mengajak seluruh Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, UKPBJ, pejabat struktural, pelaku pengadaan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat profesi pengadaan di Indonesia.


Perjalanan lima tahun ke depan membutuhkan kerja bersama, konsolidasi organisasi, penguatan DPW, perluasan layanan anggota, pengembangan kompetensi, serta keberanian untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pengadaan di lapangan.


DPN IFPI percaya bahwa profesi pengadaan yang kuat akan melahirkan tata kelola belanja pemerintah yang lebih baik. Tata kelola belanja yang baik akan menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas. Dan pelayanan publik yang berkualitas akan menjadi bagian penting dari jalan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.


Selamat atas pelantikan Dewan Pengurus Nasional IFPI Masa Bakti 2026–2031.

Selamat bekerja, selamat mengabdi, dan selamat mengakselerasi negeri. 🔥


IFPI Bermartabat

Mencintai Profesi, Melayani dengan Hati, Mengakselerasi Negeri 🇮🇩


Dewan Pengurus Nasional

Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia

Masa Bakti 2026–2031